Buku
Parlimentary threshold dan ham dalam hukum tata negara indonesia
pemberlakuan parlimentary treshold dalam kontek penegakan hak asasi manusia , dari perspektif hukum tata negara indonesia memeng mengalami perdebatan yang cukup alot , prokonta tentang parlimentary treshold termasuk mensepakati bagaimana memberlakukan kursi yang diperoleh parpol tidak lolos PT seringkali debateble bahkan sempat dilakukan uji materi ,karena dianggap pasal 208 uu nomer 8 tahun 2012 tentang pemilu anggota DPR,DPD dan DPRD adalah inskunstional bahkan yang memberatkan partai politik peserta pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara sekurang-kurangnya jumlah suara yang sah secara bertingkat ditingkat nasional , provinsi dan kabupaten kota untuk diikuti dalam penentuan perolehan kursi anggota DPR,DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota .
Tidak tersedia versi lain