pemberlakuan parliamentary treshold dalam kontek penegakan HAM dari perspektif hukum tatanegara indonesia memang mengalami perdebatan yang cukup alot. pro kontrol tentang parliamenter threshold termasuk menyepakati bagaimana memberlakukan kursi yang di peroleh parpol yang tidak lolos PT seringkali sebateble bahkan sempat di lakukan uji materi karena di anggap pasal 208 uu no 8 tahun 2012 tentan…
Buku ini terdiri dari 13 bahasan yakni : (1) memahami hukum tata negara (2) negara hukum (3) konstitusi(4) peraturan perundang-undangan (5) sistem pemerintahan (6)lembaga perwakilan rakyat(7) kekuasaan kehakiman (8)komisi negara independen(9)HAM (10) kewarganegaraan (11) Partai politik (12) pemerintahan daerah (13) pemerintahan desa
pemikiran terhadap perubahan konstitusi dan sistem ketatanegaraan setelah reformasi menjadi sebuah kebutuhan untuk menata kembali kelembagaan negara yang sempat terjadi perubahan secara mendasar termasuk bagaimana pola relasi di antara lembaga-lembaga negara yang mempunyai paradigma demokratis dan berkeadilan reformasi konstituisi di pandang sebagai sebuah kebutuhan dan agenda yang harus di lak…
Dalam buku ini penulis menggunakan insiden terkenal, seperti kehebohan atas casting Miss Saigon dan dengar pendapat konfirmasi Hakim Agung Clarence Thomas, menjelaskan masalah hukum bantalan pada pertanyaan seperti pemisahan ras dan politik identitas.
Buku ini akan menambah khasanah referensi tentang sistem ketatanegaraan di Indonesia , karena secara substansial mampu menjawab permasalahan berkait dengan sistem perwakilan di Indonesia , khususnya tentang keberadaan MPR-RI
Dengan Amandemen UUD 1945, Mengakibatkan terjadinya perubahan mendasar pada sistem Ketata negaraan Republik Indonesia .Melahirkan beberapa lembaga negara baru dalam upaya penguatan demokrasi di Indonesia, Seperti dewan Perwakilan Daerah (DPD ).