Gagasan utama buku ini adalah mengenai penanggulangan atau penyelesaian suatu tindak pidana melalui pendekatan yang lebih menekankan pada penyelesaian masalah atau konflik dan pemulihan keadaan sesuai kondisi semula. Gagasan ini identik dengan konsep hukum pidana adat di Indonesia, yaitu pengembalian keseimbangan yang terganggu dalam suatu masyarakat.
Pelaksanaan kekuasaan kehakiman tidak saja dilaksanakan oleh hakim karier. sebab, sejak era reformasi, di beberapa pengadilan khusus (seperti dalam pengadilan tindak pidana korupsi, pengadilan hubungan industrial, pengadilan HAM, pengadilan perikanan, dan pengadilan pajak) pelaksanaan kekuasaan kehakiman juga dilaksanakan oleh hakim ad hoc yang eksistensinya telah diatur dalam undang-undang. da…
Bibliografi
bibliografi
Toleransi mati, kekerasan terbeli. Tindak kekrasan dan konflik yang terjadi di masyarakat merupakan akibat matinya toleransi. Ruang untuk saling memahami dan menghargai sirna akibat kepentingan primodial yang lebih mengemuka dan menegaskan eksistensi yang laib. Toleransi hadir untuk saling menghargai agar realitas tetap eksis dengan segala warnanya. Begitupun eksistensi sebhuah bangsa yang hadi…
Buku ini membahas hubungan politik antara Islam dan negara di Indonesia. Penulisnya di ilhami terutama oleh fenomena yang mengejutkan bahwa sejak berakhirnya kolonialisme barat yada pertengahan abadke 20 , negara-negara mislim seperti Turki, Mesir , Sudan , Maroko, Pakistan, Malaysia , dan Aljazair, mengalami kesulitan dalam upaya mereka mengembangkan sintesis yang memungkinkan (vible) antara p…
Buku ini mengulas konsepsi teoretis dan praktis mengenai penguasaan dan pengusahaan hutan. Selain itu, pembahasan antara lain mengenai asas dan tujuan, teknis pengurusan hutan, masyarakat hukum adat dan hutan adat, serta persoalan kontemporer di bidang kehutanan menjadikan tulisan ini secara komprehensif dari sudut pandang filosofis, teoretis, dan dogmatika hukum.